Senin, 04 April 2011

PERIHAL STROKE

Stroke, siapa yang tidak kenal dengan nama penyakit yang satu ini. Pikiran kita pasti akan langsung terbang dan tertuju pada sebuah penyakit yang menyebabkan kelumpuhan badan. Penyakit yang merupakan salah satu penyebab kematian terbesar ke-3 di dunia (setelah infeksi dan penyakit jantung). Penyakit yang patut untuk diwaspadai oleh kita semua.

Berbagai hal mengenai stroke baik yang meliputi apa itu stroke, tanda dan gejala yang muncul, mekanisme dan bagaimana pencegahannya serta yang tidak kalah penting adalah mengetahui siapa saja yang berisiko terkena stroke, Insya Allah akan dipaparkan dalam bahasan sederhana berikut ini.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita memahami definisi dari stroke itu sendiri. Menurut World Health Organization (WHO,1995) stroke didefinisikan sebagai gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinis baik fokal maupun global yang berlangsung lebih dari 24 jam, atau yang menimbulkan kematian, yang semata-mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak.

Jadi dari definisi di atas ada 4 hal penting yang harus digaris bawahi mengenai stroke yakni :
  • Adanya gangguan fungsi dari otak
  • Terjadi secara mendadak
  • Ada gejala klinis (tanda-tanda), berlangsung lebih dari 24 jam
  • Penyebab adalah adanya gangguan peredaran darah otak.
Lalu siapa sajakah yang berisiko terkena stroke? Dan mengapa?
Pada prinsipnya, faktor-faktor risiko dari kejadian stroke dibedakan menjadi 2 kategori besar yakni :

1. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi
  • Usia : Dari berbagai penelitian, diketahui bahwa semakin tua usia, semakin besar pula risiko terkena stroke. Hal ini berkaitan dengan adanya proses degenerasi (penuan) yang terjadi secara alamiah dan pada umumnya pada orang lanjut usia, pembuluh darahnya lebih kaku oleh sebab adanya plak (atherosklerosis).
  • Jenis kelamin : Laki-laki memiliki risiko lebih besar untuk terkena stroke dibandingkan dengan perempuan. Hal ini mungkin terkait bahwa laki-laki cenderung merekok. Dan rokok itu sendiri ternyata dapat merusak lapisan dari pembuluh darah tubuh. Maka waspadalah!
  • Herediter : Hal ini terkait dengan riwayat stroke pada keluarga. Orang dengan riwayat stroke pada kelurga, memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena stroke dibandingkan dengan orang tanpa riwayat stroke pada keluarganya.
  • Ras/ Etnik : Dari berbagai penelitian diyemukan bahwa ras kulit putih memiliki peluang lebih besar untuk terkena stroke dibandingkan dengan ras kulit hitam.
2. Faktor yang dapat dimodifikasi
  • Hipertensi (darah tinggi) : Orang-orang yang tekanan darahnya tinggi memiliki peluang besar untuk mengalami stroke. Bahkan hipertensi merupakan penyebab terbesar (etiologi) dari kejadian stroke itu sendiri. Hal ini disebabkan karena pada kasus hipertensi, dapat terjadi gangguan aliran darah tubuh dimana diameter pembuluh darah pada nantinya akan mengecil (vasokontriksi) sehingga darah yang mengalir ke otak pun akan berkurang. Dengan pengurangan aliran darah otak (ADO) maka otak akan akan kekurangan suplai oksigen dan juga glukosa (hipoksia), karena suplai berkurang secara terus menerus, maka jaringan otak lama-lama akan mengalami kematian.
  • Penyakit jantung : Adanya penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, infak miokard (kematian otot jantung) juga merupakan faktor terbesar terjadinya stroke. Seperti kita ketahui, bahwa sentral dari aliran darah di tubuh terletak dijantung. Bilamana pusat mengaturan aliran darahnya mengalami kerusakan, maka aliran darah tubuh pun akan mengalami gangguan. Termasuk aliran darah yang menuju ke otak. Karena adanya gangguan aliran, jaringan otak pun dapat mengalami kematian secara mendadak ataupun bertahap.
  • Diabetes melitus : Diabetes melitus (DM) atau disebut juga sebagai kencing manis, memiliki risiko untuk mengalami stroke. Hal ini terkait dengan pembuluh darah penderita DM yang umumnya menjadi lebih kaku (tidak lentur). Adanya peningkatan ataupun penurunan kadar glukosa darah secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kematian jaringan otak.
  • Hiperkolesterolemia : Hiper = kelebihan. Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana kadar kolesterol didalam darah berlebih. Kolesterol yang berlebih terutama jenis LDL akan mengakibatkan terbentuknya plak/kerak pada pembuluh darah, yang lama-lama akan semakin banyak dan menumpuk sehingga lama-lama akan mengganggu aliran darah.
  • Obesitas : Kegemukan juga merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stroke. Hal tersebut terkait dengan tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam darah pada orang dengan obesitas, dimana biasanya kadar LDL (lemak jahat) lebih tinggi dibandingkan dengan kadar HDLnya (lemak baik/menguntungkan).
  • Merokok : Dari penelitian didapatkan, bahwa orang-orang yang merokok ternyata memiliki kadar fibrinogen darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Peningkatan kadar fibrinogen ini dapat mempermudah terjadinya penebalan pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi sempit dan kaku dengan demikian dapat menyebabtkan gangguan aliran darah.
  • Dan faktor-foktor lainnya.
Pada dasarnya, stroke di klasifikasikan menjadi 2 bagian besar berdasarkan etiologinya (penyebabnya) menurut National Institute of Neurologicals Disorder and Stroke (NINDS, 1990) yakni :
  • Stroke Non Hemorragic (bukan perdarahan)
  • Stroke Hemorragic (perdarahan)
  • Stroke Non Hemorragic (bukan perdarahan)
Stroke non hemorragic disebabkan oleh :
  • Athreosklerosis – trombus
  • Embolisasi
Atherosklerosis disebabkan oleh adanya plak pada pembuluh darah. Plak (seperti gambaran kerak) pada pembuluh darah terjadi manakala adanya “luka” pada pembuluh darah. Luka tersebut bisa dikarenakan oleh hipertensi (darah tinggi). Pada hipertensi, pembuluh darah akan menyempit, sementara itu aliran darah dan tekanannya tetap normal atau bahkan semakin cepat/tinggi.

Kita bayangkan, sebuah selang plastik yang sempit dialiri oleh air dengan tekananya tinggi. Lama-kelamaan, selang tersebut pastinya akan menjadi tipis dan lama-lama akan menjadi robek.

Begitupun dengan pembuluh darah. Bila terjadi luka, pada faktor pembekuan darah seperti trombosit dan fibrinogen darah akan segera menutup luka tersebut. Penutupan luka yang masih ringan bisa disebut sebagai plak. Kejadian yang terus menerus seperti pada hipertensi kronis (berlangsung lama) akan semakin memperparah luka pada pembuluh darah. Semakin banyak luka, semakin banyak pula “tambalan” pada pembuluh darah. “Tambalan” (yang merupakan kelanjutan dari plak) yang semakin besar inilah yang disebut dengan trombus (gumpalan).

Selain karena luka, plak juga dapat disebabkan oleh adanya penumpukan kolesterol dan lemak darah terutama LDL (yang merupakan lemak jahat).

Konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dan kolesterol seperti jungfood akan meningkatkan terjadinya plak pembuluh darah.

Akibat adanya proses aterosklerosis-trombus ini meyebabkan pembuluh darah menjadi menyempit ® aliran darah terganggu ® suplai darah menuju ke otakpun lama-lama terganggu ® otak kekurangan suplai oksigen dan glukosa (hipoksia) ® bila terjadi lama (>3 menit) sel otak akan mengalami kematian (nekrosis) secara tiba-tiba ® mengakibatkan Stroke.

Emboli. Bilamana trombus (gumpalan) itu terlepas dari pembuluh darah, maka dinamakan sebagai emboli. Trombus dapat terlepas sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Adanya emboli ini juga akan mengganggu aliran darah karena aliran darah yang menuju ke otak terhambat oleh gumpalan tersebut.

Kita bayangkan bahwa selang yang dialiri oleh air, tiba-tiba kemasukan batu yang diameternya kecil atau bahkan hampir sama dengan diameter selang tersebut. lalu apa yang terjadi? Tentunya aliran air akan terganggu atau bahkan air itu tidak bisa mengalir sama sekali.

Proses terjadinya stroke sama dengan diatas (aterosklerosis-trombus). Dimana emboli ini menghambat aliran darah dan menyebabkan suplai darah otak terganggu yang pada nantinya bisa menyebakan kerusakan dan kematian sel-sel otak.

Stroke non hemorragic ini diklasifikasikan lagi menjadi 4 bagian besar yakni :
  • TIA (transient ischemic attack) : gejala neurologik menghilang
  • RIND : gejala neurologik menghilang dalam wkt 24 jam – 7 hari
  • Stroke In evolution : gejala neurologik makin lama makin berat
  • Completed Stroke : gejala neurologik sudah menetap
Lalu apa yang disebut dengan gejala neurologik itu sendiri? Gejala neurologik merupakan gejala/tanda yang berkaitan dengan saraf. Lalu apa sajakah tanda-tanda neurologik yang terkait dengan stroke?

Pada kasus stroke non perdarahan ini, kita dapat menemukan tanda dan gejala sebagai berikut :
  1. Terjadinya stroke biasanya bertahap /tidak mendadak
  2. Terjadi pada saat penderita sedang beristirahat
  3. Nyeri kepala umumnya ringan-sedang
  4. Tidak dijumpai adanya kejang
  5. Tidak ada muntah
  6. Tidak disertai dengan penurunan kesadaran atau terjadi penurunan kesadaran dalam derajat yang minimal.
  7. Gangguan penglihatan pada satu mata tanpa disertai rasa nyeri
  8. Kelumpuhan lengan atau tungkai atau keduanya pada sisi yang sama
  9. Kesulitan untuk berbicara (afasia)
  10. Gangguan sensasi raba (sensorik)
  11. Gangguan pergerakan tubuh(motorik)
  12. Mulut merot bila mengenai saraf fasialis (persarafan wajah)
  13. Mendadak tidak stabil, dll.
Stroke Hemmoragic
Mekanisme dasar dari terjadinya stoke hemorragic adalah karena adanya perdarahan otak. Perdarahan ini dapat disebakan oleh pecahnya pembuluh darah arteri otak(karena hipertensi yang kronis ® pembuluh darah menjadi tipis (terbentuk aneurisma) dan mudah terjadi ruptur/pecah) atau pembuluh darah darah lain di otak oleh karena adanya proses atherosklerosis.

Lalu bagaimanakah tanda dari stroke yang disebabkan oleh perdarahan otak? Ada berbagai tanda stroke yang disebabkan oleh perdarahan otak, tanda tersebut antara lain,
  1. Terjadinya secara mendadak, biasanya penderita sedang melakukan aktivitas
  2. Didahului oleh nyeri kepala yang hebat
  3. Seketikan itu orang tersebut akan kehilangan kesadaran
  4. Bisa dijumpai adanya muntah
  5. Kejang terkadang atau nahkan sering dijumpai
  6. Bila lokasi perdarahan di lobus frontalis otak maka terjadi kelumpuhan organ yang berlawanan dengan lokasi perdarahan, adanya nyeri kepala hebat dan gangguan lapang pandang penglihatan
  7. Dapat terjadi gangguan sensasi raba
  8. Gangguan bicara dan mulut merot
  9. Gangguan pergerakan atau bahkan gangguan sistem keseimbangan.
Pada prinsipnya, segala manifestasi klinis (akibat) dari stroke yang terjadi pada stroke yang terjadi karena perdarahan dan bukan perdarahan itu sama. Hanya yang membedakan adalah onsetnya (waktu terjadi), ada tidaknya nyeri kepala, ada tidaknya muntah dan kejang, juga ada tidaknya penurunan kesadaran.

Pengobatan pada stroke pada prinsipnya adalah mencegah terjadinya stroke berulang dengan mengoreksi berbagai faktor pencetusnya. Misalnya orang yang punya hipertensi dan mengalami stoke, maka yang harus lebih diawasi dalam hal ini adalah tekanan darahnya. Begitu pun orang dengan diabte melitus, maka kadar gula harus senantiasa terpantau, juga faktor-faktor lain yang telah disebutkan di atas. Selain pengendalian faktor tersebut, faktor rehabilitasi (fisioterapi) pasca stroke juga amat penting dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir “kecacatan” atau disfungsi organ yang mengalami kelumpuhan, agar organ yang lumpuh tersebut tidak mengalami atrofi otot (pengecilan otot). Dengan berlatih, kecacatan tersebut diharapkan hanya menimbulkan kerugian yang relatif kecil pada penderitanya.

Sumber :
Written by Ummu 'Abdillah [Sobat-Muda.com]

Penanganan Stroke dengan Tahitian Noni Juice.
Dalam beberapa testimoni rekan kami, takaran untuk masalah stroke bisa berbeda tergantung kondisi pasien. Ada yang konsumsi takaran sedikit hingga bertahap ditingkatkan, ada pula yang langsung hingga 4X sehari 60ml. Namun kesemuanya berhasil sembuh dengan baik.

Takaran Umum Penanganan Stroke dengan menggunakan Tahitian Noni Juice.
40ml-60ml x 4 dalam sehari atau bisa lebih.
  1. Bangun tidur [perut kosong]
  2. Jam 11.00 [perut kosong]
  3. Jam 16.00 [perut kosong]
  4. Akan tidur [perut kosong]

PERIHAL VERTIGO

Definisi
Vertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan.

Vertigo bisa berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sampai beberapa jam bahkan hari. Penderita kadang merasa lebih baik jika berbaring diam, tetapi vertigo bisa terus berlanjut meskipun penderita tidak bergerak sama sekali.

Benign Paroxysmal Positional Vertigo.
Benign Paroxysmal Positional Vertigo merupakan penyakit yang sering ditemukan, dimana vertigo terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 1 menit.
Perubahan posisi kepala (biasanya terjadi ketika penderita berbaring, bangun, berguling diatas tempat tidur atau menoleh ke belakang) biasanya memicu terjadinya episode vertigo ini.
Penyakit ini tampaknya disebabkan oleh adanya endapan kalsium di dalam salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam.

Vertigo jenis ini mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Namun kondisi ini tidak disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging.

Penyebab munculnya Vertigo
Tubuh merasakan posisi dan mengendalikan keseimbangan melalui organ keseimbangan yang terdapat di telinga bagian dalam. Dan organ ini memiliki saraf yang berhubungan dengan area tertentu di otak.

Vertigo bisa disebabkan oleh kelainan di dalam telinga, di dalam saraf yang menghubungkan telinga dengan otak dan di dalam otaknya sendiri. Vertigo juga bisa berhubungan dengan kelainan penglihatan atau perubahan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba.

Keadaan lingkungan
  • Motion sickness (mabuk darat, mabuk laut)
Obat-obatan
  • Alkohol
  • Gentamisin
Kelainan sirkulasi
  • Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler
Kelainan di telinga
  • Endapan kalsium pada salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam (menyebabkan benign paroxysmal positional vertigo)
  • Infeksi telinga bagian dalam karena bakteri
  • Herpes zoster
  • Labirintitis (infeksi labirin di dalam telinga)
  • Peradangan saraf vestibuler
  • Penyakit Meniere
Kelainan neurologis
  • Sklerosis multipel
  • Patah tulang tengkorak yang disertai cedera pada labirin, persarafannya atau keduanya
  • Tumor otak
  • Tumor yang menekan saraf vestibularis.

Gejala
Penderita merasa seolah-olah dirinya bergerak atau berputar; atau penderita merasakan seolah-olah benda di sekitarnya bergerak atau berputar.

Diagnosa
Sebelum memulai pengobatan, harus ditentukan sifat dan penyebab dari vertigo.

Gerakan mata yang abnormal menunjukkan adanya kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkannya dengan otak.
Nistagmus adalah gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah.
Arah dari gerakan tersebut bisa membantu dalam menegakkan diagnosa. Nistagmus bisa dirangsang dengan menggerakkan kepala penderita secara tiba-tiba atau dengan meneteskan air dingin ke dalam telinga.

Untuk menguji keseimbangan, penderita diminta berdiri dan kemudian berjalan dalam satu garis lurus, awalnya dengan mata terbuka, kemudian dengan mata tertutup.

Tes pendengaran seringkali bisa menentukan adanya kelainan telinga yang mempengaruhi keseimbangan dan pendengaran.

Pemeriksaan lainnya adalah CT scan atau MRI kepala, yang bisa menunjukkan kelainan tulang atau tumor yang menekan saraf.

Jika diduga suatu infeksi, bisa diambil contoh cairan dari telinga atau sinus atau dari tulang belakang.

Jika diduga terdapat penurunan aliran darah ke otak, maka dilakukan pemeriksaan angiogram, untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke otak.

Sumber :

Penanganan Vertigo dengan menggunakan Tahitian Noni Juice cukup efektif. Sejauh pengalaman kami mereferensikan Tahitian Noni Juice untuk menangani vertigo ini, selalu berhasil dengan cukup memuaskan. Vertigo akut yang telah bertahun-tahun memang membutuhkan beberapa botol liter hingga tak ada keluhan lagi. Namun khasiatnya biasa sudah dirasakan pada botol liter pertama. Seperti pada Testimoni kesembuhan rekan-rekan kami.

Takaran minum yang disarankan untuk Vertigo
40ml/ 4 sendok makan x 4 dalam sehari atau bisa lebih.
  1. Bangun tidur [perut kosong]
  2. Jam 11.00 [perut kosong]
  3. Jam 16.00 [perut kosong]
  4. Akan tidur [perut kosong]

PERIHAL LUPUS

Penyakit Lupus adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:
  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.
“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya.
Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk gejala LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :
  • Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.
  • Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.
Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.


Penanganan Penyakit Lupus dengan Tahitian Noni Juice.
Dalam penanganan Penyakit Lupus dengan Tahitian Noni Juice ditemukan beberapa testimoni sembuh dengan takaran minum :
40ml/ 4 sendok makan x 4 dalam sehari atau bisa lebih.
  1. Bangun tidur [perut kosong]
  2. Jam 11.00 [perut kosong]
  3. Jam 16.00 [perut kosong]
  4. Akan tidur [perut kosong]
Jika Penyakit Lupus sudah parah [terutama jika sudah ada masalah dengan ginjal], coba diawali dengan 1 sendok makan 4x sehari [tiap 6 jam]. Kemudian takaran ditingkatkan seiring dengan kondisi kebugaran pasien.

PERIHAL LUKA BAKAR

Luka bakar merupakan jenis luka, kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yang diakibatkan sumber panas ataupun suhu dingin yang tinggi, sumber listrik, bahan kimiawi, cahaya, radiasi dan friksi. Jenis luka dapat beraneka ragam dan memiliki penanganan yang berbeda tergantung jenis jaringan yang terkena luka bakar, tingkat keparahan, dan komplikasi yang terjadi akibat luka tersebut. Luka bakar dapat merusak jaringan otot, tulang, pembuluh darah dan jaringan epidermal yang mengakibatkan kerusakan yang berada di tempat yang lebih dalam dari akhir sistem persarafan.

Seorang korban luka bakar dapat mengalami berbagai macam komplikasi yang fatal termasuk diantaranya kondisi shock, infeksi, ketidakseimbangan elektrolit (inbalance elektrolit) dan masalah distress pernapasan. Selain komplikasi yang berbentuk fisik, luka bakar dapat juga menyebabkan distress emosional (trauma) dan psikologis yang berat dikarenakan cacat akibat luka bakar dan bekas luka (scar).

Diagnosis | Diagnosis luka bakar harus meliputi:
  • Etiologi
  • Derajat luka bakar
  • Luas luka bakar

Etiologi
Luka bakar dapat disebabkan oleh banyak hal:
  • Panas (misal api, air panas, uap panas)
  • Radiasi
  • Listrik
  • Kimia
  • Laser
Bahan kimia chemicals yang dapat menyebabkan luka bakar adalah Asam kuat atau basa kuat acids atau bases. Luka bakar akibat bahan kimia umumnya disebabkan karena sifat kimiawi bahan tersebut yang tajam dan dapat membakar kulit, seperti [sodium hidroksida], silver nitrate, dan bahan kimia berbahaya lainnya (seperti asam sulfur ataupun asam nitrat). Asam hidroflorik dapat menyebabkan kerusakan tulang, namun jenis kerusakan yang terjadi sulit dibuktikan.

Derajat Luka Bakar
Klasifikasi dari derajat luka bakar yang banyak digunakan di dunia medis adalah jenis "Superficial Thickness", "Partial Thickness" dan "Full Thickness" dimana pembagian tersebut didasarkan pada sejauh mana luka bakar menyebabkan perlukaan apakah pada epidermis, dermis ataukah lapisan subcutaneous dari kulit. Pengklasifikasian luka tersebut digunakan untuk panduan pengobatan dan memprediksi prognosis :

+ Klik pada gambar untuk memperbesar +

Luka bakar juga harus diklasifikasikan sesuai dengan TBSA ( total body surface area ), dengan mempertimbangkan daerah dengan luka bakar jenis partial thickness atau full thickness (Luka bakar jenis superficial thickness tidak banyak digunakan).

Luas Luka Bakar
Dalam dunia kedokteran perkiraan luas luka bakar yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan metoda rule of Nine dari wallace dengan membagi tubuh seseorang yang terkena luka bakar menjadi beberapa area.

Manajemen

Pre Hospital
Seorang yang sedang terbakar akan merasa panik, dan akan berlari untuk mencari air. Hal ini akan sebaliknya akan memperbesar kobaran api karena tertiup oleh angin. Oleh karena itu, segeralah hentikan (stop), jatuhkan (drop), dan gulingkan (roll) orang itu agar api segera padam. Bila memiliki karung basah, segera gunakan air atau bahan kain basah untuk memadamkan apinya. Sedang untuk kasus luka bakar karena bahan kimia atau benda dingin, segera basuh dan jauhkan bahan kimia atau benda dingin. Matikan sumber listrik dan bawa orang yang mengalami luka bakar dengan menggunakan selimut basah pada daerah luka bakar. Janga membawa orang dengan luka bakar dalam keadaan terbuka karena dapat menyebabkan evaporasi cairan tubuh yang terekspose udara luar dan menyebabkan dehidrasi. Orang dengan luka bakar biasanya diberikan obat-obatan penahan rasa sakit jenis analgetik : Antalgin, aspirin, asam mefenamat samapai penggunaan morfin oleh tenaga medis

Hospital
Setiap pasien luka bakar harus dianggap sebagai pasien trauma, karenanya harus dicek Airway, breathing dan circulation-nya terlebih dahulu.
  1. Airway - apabila terdapat kecurigaan adanya trauma inhalasi, maka segera pasang Endotracheal Tube (ET). Tanda-tanda adanya trauma inhalasi antara lain adalah: riwayat terkurung dalam api, luka bakar pada wajah, bulu hidung yang terbakar, dan sputum yang hitam.
  2. Breathing - eschar yang melingkari dada dapat menghambat gerakan dada untuk bernapas, segera lakukan escharotomi. Periksa juga apakah ada trauma-trauma lain yang dapat menghambat gerakan pernapasan, misalnya pneumothorax, hematothorax, dan fraktur costae
  3. Circulation - luka bakar menimbulkan kerusakan jaringan sehingga menimbulkan edema. pada luka bakar yang luas dapat terjadi syok hipovolumik karena kebocoran plasma yang luas. Manajemen cairan pada pasien luka bakar, dapat diberikan dengan Formula Baxter.
Formula Baxter
Total cairan = 4cc x berat badan x luas luka bakar
Berikan 50% dari total cairan dalam 8 jam pertama, dan sisanya dalam 16 jam berikutnya

Penggunaan Tahitian Noni Juice untuk luka bakar.
Segera kompres luka Tahitian Noni Juice dengan secara berulang. Tahitian Noni Juice jika dikompreskan pada masa awal luka biasanya mampu menghilangkan bekas luka bakar.

Takaran minum yang disarankan untuk Luka Bakar selain dikompres ke luka.
40ml/ 4 sendok makan x 4 dalam sehari
  1. Bangun tidur [perut kosong]
  2. Jam 11.00 [perut kosong]
  3. Jam 16.00 [perut kosong]
  4. Akan tidur [perut kosong]

OBAT SINUSITIS | TESTIMONI KESEMBUHAN RITA SULINDRA LIMAN

KEKUATAN DARI SETEGUK TAHITIAN NONI JUICE

Letih dan lelah siapa takut! Inilah yang dirasakan Rita. Sekeras apapun ia bekerja vertigo dan sakit di seluruh tubuh tidak akan menghampirinya lagi. Sudah 30 tahun lebih dokter menyarankan Rita agar tidak memforsir tubuh secara berlebih. Jika itu dilakukan, sinusitis yang bersarang ditubuh akan merongrong imunitasnya. Ketika sakitnya kumat, ia pernah mengiurung diri di kamar selama 2 hari 2 malam, menghindari cahaya dan suara yang bisa membuat sekujur tubuhnya sakit. Kulit tersentuh sedikit saja, ia langsung menjerit. ”Itu yang saya rasakan jika penyakit saya kambuh,” kata Rita.

Selain itu, cairan dan lendir sulit dikeluarkan karena lubang hidung bagian dalam mengecil akibat tulang hidungnya bengkok. Akibat sinusnya yang tak kunjung sembuh, muncul penyakit baru, yaitu vertigo. Dokter menyarankan Rita untuk operasi, tapi Rita memilih untuk mencari alternatif hingga ia dipertemukan dengan Tahitian Noni Juice.

Pertemuan itu sendiri berlangsung tanpa sengaja. Ceritanya. Kantor MLM tempat Rita bernaung ditutup. Berbekal pengalaman dari 5 tahun dan ribuan downline dibelakangnya ia lalu mencoba berbisnis di Tahitian Noni International. Sebelum berkecimpung, ia mencoba dulu Tahitian Noni Juice. Eh, penyakit yang dideritanya sembuh dalam dua bulan.

Khasiat Tahitian Noni Juice itu, kemudian menjadi bekal Rita yang berharga. Ia rajin berbagi pengalaman kepada orang-orang yang membutukan kesehatan. 4 bulan bergabung di Tahitian Noni International sejak Januari 2007, selain penyakit sinusnya benar-benar sembuh, materi yang dikumpulkan bersama downlinenya telah merubah hidupnya : kerja keras tanpa takut lelah.

Minggu, 03 April 2011

OBAT KANKER PAYUDARA - TESTIMONI KESEMBUHAN RATNA MONOARFA, 60 TAHUN

HINDARI OPERASI
Sebenarnya Ratna pernah mengalami operasi pengangkatan tumor payudara di usia remaja. Pasca operasi, Ratna menjalani hidup tanpa mengkhawatirkan tumor tersebut datang lagi. Karena menurutnya, ia akan baik-baik saja.
Minimnya informasi tentang pola hidup yang bisa memicu tumor payudaranya datang kembalipun tidak ia miliki, dan kalaupun pernah ia menerima informasi tersebut, maka ia akan mengindahkan dan memperdulikannya. “Itulah kesalahan terbesar saya,” aku Ratna. Namun berkat Tahitian Noni Juice, kini tumor payudara yang telah berubah menjadi kanker payudara berangsur-angsur membaik. Tahitian Noni Juice ia percayakan untuk menggempur masalah kesehatannya tersebut.
Ratna mengetahui keberadaan kankernya tersebut kira-kira 4 tahun lalu. Saat mengantarkan kerabatnya berobat, iapun ikut mengecek kesehatannya. “Saat itu saya tiba-tiba minta diperiksa oleh dokter di sebuah rumah sakit di Surabaya, saya minta dilakukan minta dilakukan pemeriksaan payudara karena, puting saya saat itu masuk kedalam. Dan secara positif doketer memvonis bahwa saya mengalami kanker payudara,” ceritanya.
Langkah medis dilakukan dan sudah pasti berujung pada keputusan dilakukannya operasi. Bahkan Ratna yang juga memeriksakan dirinya di rumah sakit di kampong halamannya di Gorontalo, yang kebetulan yang juga ditangani oleh dokter yang masih kerabatnya, mengatakan bahwa operasi merupakan jalan satu-satunya untuk kesembuhan Ratna.
Merasa takut, Ratna menjalani berbagai macam pengobatan alternative, mulai dari akupuntur sampai mengonsumsi jamu-jamuan tradisional. “Saya terpaksa menahan rasa sakit dipayudara karena tidak ingin operasi. Alhamdulillah ada seorang rekan yang mengenalkan saya pada Tahitian Noni Juice.
"April 2009 menjadi bulan pertama saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice. Dengan dosis 3x15cc.” Efek positif yang dihasilkan pasca mengonsumsi Tahitian Noni Juice adalah penyakit insomnia yang telah dialami Ratna bertahun-tahun hilang. “Saya biasa tidur diatas jam 12 malam sekarang jam 10 malampun sudah bisa tidur,” jelasnya. Setelah beberapa minggu, benjolan di sekitar payudara Ratna mulai mengempis. Dan rasa sakitnya berangsur hilang.
“Saya bersyukur kepada Allah SWT bahwa segala ikhtiar akan berujung kebaikan dariNya. Termasuk Tahitian Noni Juice yang dilimpahkan Allah SWT kepada saya sebagai mediasi kesembuhan atas sakit yang saya alami. Dan sebagai bentuk rasa syukur saya, saya ceritakan pengalaman ini melalui buku testimoni ini. Semoga bermanfaat.”

OBAT TUMOR PAYUDARA - TESTIMONI NIA KURNIASIH, 46 TAHUN

KEMBALIKAN GAIRAH KELUARGA
Bermula dari penderitaan tumor payudara yang telah menyiksa Nia sejak usianya masih 17 tahun. Bahkan di usia belia itulah, Nia melakukan operasi pengangkatan benjolan di payudara sebelah kanannya. Namun tumor kedua kembali merongrongnya, tepatnya di tahun 1993 di tempat yang sama. “Mau tidak mau, operasi kembali dilakukan. Tapi pihak dokter masih menyatakan bahwa tumor yang ada di tubuh saya tergolong jinak.” Paska operasi, Nia kembali tenang, namun kali ini Nia tidak ingin sesumbar bahwa, tumor itu tidak akan muncul lagi. Nia hanya bisa pasrah dan terus menjaga kesehatannya.
Ternyata kekhawatirannya benar. Di tahun 2006, sepulang dari tanah suci, Nia melakukan pemeriksaaan kesehatan [general check up]. Hasilnya kembali mendapati tumor tumbuh di bagian yang sama lagi. Maka operasi ketiganya pun dilakukan. Bahkan, putri pertamanya yang baru berusia 20 tahun pun ikut dioperasi karena setelah dilakukan pemeriksaan juga terdapat benjolan tumor dipayudaranya. “Sungguh sebuah cobaan yang Insya Allah kami jalani dengan ikhlas,” pikir Nia saat itu.
Sejak saat itu, Nia dan keluarga selalu berlangganan ke rumah sakit untuk selalu memeriksakan kesehatannya. Bahkan pada tahun 2008 lalu. Hasil check up yang dilakukan kembali menghasilkan sebuah titik tumor yang kini berpindah ke payudara kiri. “Mau bagaimana lagi, saya terus berusaha berjuang melawannya. Sampai akhirnya saya dikenalkan dengan Tahitian Noni Juice pada Desember 2008.”
Mulanya, karena tidak enak sama teman yang menawarkan, Nia terpaksa membelinya. “Tapi karena mahal, ya saya rutinin minumnya, sehari 2x15ml,” katanya. Sampai akhirnya Nia membuktikan sendiri khasiatnya. Titik tumor yang sudah terdeteksi pada 2008 lalu, mendadak hilang saat dilakukan pemeriksaan di tahun 2009. “Bahkan tumor yang juga didiagnosa ada di rahim saya juga menghilang. Subhanallah,” jelasnya.
“Bahkan yang tadinya saya minum sendiri, kini tidak lagi. Suami dan anak saya menjadi keranjingan minum noni. Pasalnya maag akut yang diderita suami sudah terobati, lalu anak-anak saya yang mengidap asma tidak lagi kambuh dan terlepas dari ventolin/inhaler.”
Kini Nia dan keluarga memulai harinya dengan mengonsumsi Tahitian Noni Juice terlebih dulu. “Karena sehat itu mahal harganya, dan Tahitian Noni Juice merupakan solusi terbaik bagi kami sekeluarga dalam meningkatkan gairah hidup. Bahkan tak hanya dapat sehat, tapi juga income mengalir lewat bisnis yang bisa kita jalani di Tahitian Noni Independent."